Diam tidak selamanya Emas
Aku memang seorang pendiam, cenderung introvert sebenernya. dan memang aku akan lebih banyak diam, lebih senang mendengarkan daripada aku harus bicara. marah saja aku akan lebih senang dengan tanda diam. Diam eu anggap sebagai suatu hal yang baik, menurutku mendengarkan orang lain yang marah ke aku juga aku anggap baik, tapi ternyata aku salah. tidak semua yang aku diamkan, tidak selamanya, diam itu menjadi emas. kadang diam malah menjadi petaka. kadang dengan diam malah berakhir dengan putusnya hubungan.
Mungkin memang aku tidak sebaik yang aku duga. mungkin memang aku hanyalah seorang yang tidak lebih berguna. ya.. memang aku sedang merasa seperti itu. bahkan tidak hanya saat ini. aku merasa menjadi seorang yang tidak berguna pada akhir2 minggu ini. aku merasa kalah bersaing dengan siapapun. aku malah merasa tidak punya daya saing lagi. inerjaku begitu buruk. aku benar - benar sedang jatuh.
Tapi mengapa, tidak ada yang membimbingku, tidak ada yang mau mengerti aku. justru aku semakin di jatuhkan. kau semakin dibuat terhina. aku semakin dianggap tidak bisa dipercaya. kalau boleh aku berteriak, sebenernya aku pengin berkata. aku pengin memilikimu pada semua orang. aku juga punya rencana atas diriku dan dirimu. aku juga punya keinginan untuk kita.
Aku sekarang bingung. apa yang harus aku lakukan. seperti yang pernah kamu katakan, aku orangnya setipe dengan Y*li, yang hanya menerima pada keadaan, yang mudah menyerah. aku sebenernya juga pengin belajar untuk itu. aku pengin belajar memahamimu lebih jauh. aku juga pengin hidup bersamamu tapi tentu saja tidak seperti kehidupan kita yang sekarang. tentu saja aku pengin kehidupan yang lebih baik lagi. aku pengin kita bisa hidup bersama. Tapi kenapa, kamu ga mau bantu aku, ato mungkin karena aku yang tidak pernah meminta, jadi kamu tidak pernah tahu? apa karena aku hanyalah diam dengan semua yang kamu ucapkan. apakah karena aku tidak bisa memberimu kepastian? Ataukah mungkin ada rumput tetangga yang lebih hijau. terus terang, serangan rumput tetangga kadang juga ganas. apalagi rumputnya pantang menyerah.. mungkin itu juga yang bikin kamu goyah..
Tapi memang demikianlah sikap manusia tidak akan pernah merasa puas dengan apa yang sudah di miliki. dan yakinlah semakin kamu tidak puas dengan apa yang kamu miliki, dan kamu selalu mengejar semua impianmu yang terus ada. maka kamu akan kembali tidak akan meiliki apa - apa.
Ya biarlah semua perasaanku akan hanyut dalam diamku. yang jelas aku tidak akan pernah membenci kamu. Banyak sekali pelajaran hidup yang telah aku petik dari kamu. Terima Kasih atas semua pelajaran hidup yang telah kamu berikan. terus terang aku tidak pernah bermaksud seperti apa yang kamu ungkapkan. Aku sudah mulai belajar menerima apa adanya. dan aku sedang berusaha mewujudkannya. tunggu saja…
- Uncategorized | Time: 5:17 am (UTC+8) Comments (4)
